Wednesday, November 22, 2017

Rangkuman Kegiatan DPD GMPK Sulsel November 2017

GMPK Sulsel Bergerak ,,,,!!!

Di Bawah Komando Ketua DPD Sulsel Ir. Faisal Mamma, GMPK Sulsel terus melakukan Sosialisasi Eksistensi Keberadaan Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) yang berada di Wilayah Hukum Propinsi Sulawesi Selatan, Jika Mengenang jejak Awal terbentuk DPD GMPK Sulsel merupakan Cabang GMPK yg berdiri pertama kali di Wilayah Timur Indonesia,

Setelah berhasil Melakukan Rekonsiliasi secara Internal DPD GMPK Sulsel, telah melakukan Kerja Sama dengan Team Saber Pungli Kota Makassar, dan akan di Lanjutkan dengan Melakukan pertemuan dengan Ketua Team Satgas Saber Pungli Propinsi Sulawesi Selatan.






Beberapa Pertemuan telah di lakukan dengan Beberapa elemen Lembaga yang memiliki Posisi Strategis di Wilayah Sulsel salah satunya adalah LPJKD (Lembaga  Pengembangan Jasa Konstruksi Daerah) dimana Dalam pertemuan bersama Ketua LPJKD Propinsi Sulsel Ir. H,A.M Kilat Karaka yang berkantor di alamat Jl. Bontomanai No. 11 Kota Makassar yang di dampingi oleh Wakil Ketua LPJKD Ir. Hasbi Ali, MM, dan DPD GMPK Sulsel sendiri di Wakili Oleh Ketua Faisal Mamm, Sekretaris DPD Sulsel Taufik Polapa serta Humas DPD SulSel Ir. Amrullah Mustari, MT, ada beberapa point kesepkatan yang di hasilkan sehingga antara lemabag LPJKD dan GMPK Sulsel telah terjalin kerja sama untuk bisa menjadi Konsultan sekaligus Pendamping terkait Penggunaan Alokasi Anggaran APBN APBD yang ada di wilayah Sulsel melalui Lemabaga LPJKD.

Setelah mendapat Rekomendasi dan Refrensi dari Beberapa Tokoh Pemuka Bulukumba Agar DPD GMPK Bulukumba segera di Bentuk, maka Ketua Faisal segra berkeja dengan Cepat bertemu dengan calon ketua DPD Bulukumba Andi Arham di Cafe CRC Todopuli, pembahasan terkait Rencana Pembentukan DPD GMPK Bulukumba, pada pertemuan tersebut GMPK Sulsel di Hadiri Oleh, Failsa Mama, Taufik dan Amran (Divisi Advokat GMPK Sulsel), dalam pertemuan tersebut tercetus beberapa Kesepakatan dan Point2 Penting pasca sebelum DPD GMPK Bulukumba di Bentuk, Beberapa Arahan dan Masukan yang di berikan Oleh Faisal Mamma Kepada Andi Archam selaku Calon ketua GMPK Bulukumba, serta menjelaskan Visi Misi  serta AD ART GMPK baik secara Nasional maupun secara daerah.




Pada Pertemuan Selanjutnya sebagai Tuan Rumah Menjamu Unsur Pimpinan DPP GMPK saat berkunjung ke Kota Makassar dalam menjalankan Tugas sebagai Bagian dari Team SATGAS DESA,




Sebelumnya Saat Sekretaris GMPK Sulsel Malakukan Kunjungan ke Wilayah Mamuju Tengah Sulbar, menyempatkan diri utk bersilahturahmi dengan Bapak Sekretaris Daerah Mamuju Tengah Sulbar utk bisa bertukar pikiran.

\\\

Pertemuan dengan Wakil Ketua DPRD Propinsi Sulsel  Yusran Sofyan, S.Kom, Menyatakan Siap Untuk Bergabung bersama DPD GMPK Sulsel sebagai Posisi Wakil Ketua DPD GMPK Sulsel.






DPD GMPK Sulsel Melakukan Kunjungan di beberapa daerah Sulsel bertemu dengan Kepala Daerah setingkat Kabupaten, Di mulai dari  Bertemu dengan Sekretaris Desa Kabupaten Takalar, Bupati Jeneponto Bapak Iksan Iskandar, dan Sekda Kabupaten Bulukumba Andi Bau Akmal.











Thursday, October 5, 2017

DPD GMPK SULSEL MENGUCAPKAN DIRGAHAYU TNI KE 72

DPD GMPK Sulawesi Selatan  MENGUCAPKAN : 

Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional, Siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, Mandiri dan berkepribadian. Dirgahayu TNI yang ke 72.

Bangga memiliki TNI, Jayalah TNI, Jayalah Indonesiaku, MERDEKA !!!
Selamat HUT TNI yang ke 72 tahun 2017










Friday, September 15, 2017

Profile Ketua DPD GMPK Faisal Mamma

Profile Ketua DPD GMPK SulSel Ir. Faisal Mamma.


Ir. Faisal Mamma, Lahir di Kendari Tanggal 25 Maret 1963, Anak ke 5 (lima) dari 7 (Tujuh) Bersaudara,  dari Ayah yang bernama H. Muhammad Mamma, dan Ibu Hj. Musbah, Keseharian Ayah dari Faisal Mamma adalah seorang Purnawirawan Polisi yang cukup di kenal sangat Disiplin dan tegas.

Sejak Kecil Ical (Nama panggilan) di didik secara keras dan disiplin yang tinggi oleh Orang Tuanya,  Dampaknya Semua Saudara Ical/Faisal Mamma tergolong sukses, salah satunya adalah Irjen (Purn) Syahrul Mamma (Mantan Wakabareskrim Mabes Polri), Farid Mamma (Ketua LSM PUKAT), Syaiful Mamma (Orang Penting di Perusahaan BUMN).

Faisal Mamma, Menyelesaikan Pendidikan S1 Jurusan Teknik Sipil Di Universitas Hasanuddin Makassar pada tahun. Sejak Sekolah Hingga Kuliah bahkan hingga saat ini Faisal Mamma Di Kenal Memiliki Jiwa Pemberani serta Pergaulan yang Luas di Kalangan Teman Teaman sebayanya maupun yang baru di kenalnya.

Pergaulan yang luas sosok Faisal mamma baik dari kalangan Birokrasi, Politikus, Pengusaha bahkan masyarakat kelas bawah pun di Wilayah Sulsel, membuat Faisal mamma Di perhitungkan di Kancah Politik di Wilayah Sulsel, Terbukti Ical yang akrab di sapa di kota Makassar mendapat kepercayaan dari Jendral (Purn) Prabowo Subianto Ketua Gerindra, Di berikan amanat menjadi Ketua DPW  Satria Sulsel (Organisasi Kepemudaan GERINDRA) dan ical sempat masuk dalam Bursa Pencalonan Legislatif di Wilayah Sulsel dari Partai Gerindra.

Setelah Faisal Mamma Sukses dengan Gerbong SATRIA, di akhir Tahun 2016, di saat DPP GMPK sedang mencari Sosok calon Ketua DPD GMPK Sulsel, berdasarkan pertimbangan yang mendalam akhirnya Ketua Umum GMPK  Bapak Bibit Samad Rianto, Memberikan Kepercayaan kepada Faisal Mamma Menjadi Ketua DPD GMPK Sulsel yang di Tuangkan dalam SK Pelantikan pengurus DPD GMPK SulSel Tanggal 31 Januari 2017 yang Laksanakan di Hotel Grand Asia di hadiri oleh Unsur Muspida TNI/POLRI  serta perwakilan Kejaksaan Sulsel.

Selamat Berkarya dan Bertugas Faisal Mamma, ......















Profil Ketua Umum GMPK Bibit Samad Rianto

Irjen Pol. (Purn.) Dr. Bibit Samad Rianto, MM, Ph.D. lahir pada 3 November 1945 di Kediri – Jawa Timur. Perjalanan hidup mantan Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto ini cukup berliku. Berawal dari keluarga yang kurang mampu, Bibit akhirnya menjadi seorang jenderal di kepolisian hingga menjadi pimpinan KPK.



Kondisi ekonomi, orang tua Bibit hanya mampu membiayainya sampai SMP saja. Sehingga untuk melanjutkan pendidikan SMA, Bibit mencari uang sendiri dengan menjadi kuli tenun. Sehabis menyelesaikan pendidikan SMA di tanah kelahirannya, Bibit kemudian memilih untuk bergabung di Akabri (Akpol) dan lulus pada 1970. Alasan utama Bibit memilih Kepolisian agar bisa menjadi perwira dan penghasilan seorang perwira pada saat itu lumayan cukup. Selain alasan ekonomi tersebut, Bibit bercita-cita menjadi penegak hukum yang baik sesuai dengan fungsinya untuk masyarakat.
Setelah lulus dari Akpol, Bibit langsung mengabdikan dirinya selama 30 tahun di kepolisian. Berbagai posisi teritorial pernah diembannya, di antaranya Kapolres Jakarta Utara, Kapolres Jakarta Pusat, Wakapolda Jawa Timur, dan Kapolda Kalimantan Timur. Bibit pensiun dari kepolisian pada 15 Juli 2000 dengan pangkat terakhir Inspektur Jenderal. Atas jasa dan pengabdiannya selama bertugas, ia mendapatkan berbagai bintang jasa dan penghargaan. Di antaranya: Satya Lencana Kesetiaan, Satya Lencana Dwidya Sista, Bintang Bhayangkara Nararya, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Bhayangkara Pratama.


Bibit merupakan pelaku ‘monogami’ yang hanya memperistrikan Sugiharti, seorang perawat asal Jawa Tengah. Pernikahan Bibit dan Sugiharti membuah 4 buah hati yakni Yudi Prianto, Bayu Suseno, Endah Sintalaras, dan Rini Wulandari. Semua anaknya kini sudah berkeluarga. Satu di antaranya meniti karier yang sama dengan bapaknya yakni menjadi polisi.
Enam tahun menjelang pensiun di kepolisian, Bibit mempersiapkan dirinya alih profesi jadi guru. Keinginan menjadi guru merupakan buah dari pesan almarhumah ibunya agar Bibit menjadi guru. Bibit menamatkan studi hingga S3 dan mendapat gelar Doktor. Pesan ibunya tercapai, Bibit pernah mengajar di Universitas Bina Nusantara selama 4 tahun, jadi rektor Universitas Bhayangkara 3 tahun. Ia juga pernah mengajar di UNJ (Universitas Negeri Jakarta) dan bekas kampusnya di PTIK.
Pada tahun 2004, dia sempat menjadi calon legislatif Partai Nasional Banteng Kemerdekaan untuk Pemilihan Umum Legislatif 2004 mewakili daerah pemilihan Provinsi Kalimantan Timur, tetapi tidak lolos menjadi anggota legislatif.



Pendidikan  :
  • 1959: Sekolah Rakyat
  • 1962: Sekolah Menengah Pertama
  • 1965: Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Kediri
  • 1965: Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (tidak lulus)
  • 1970: Akabri (Kepolisian/sebelum pemecahan sistem pendidikan TNI&Polri)
  • 1977: Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (Program Studi S1)
  • 1995: Magister Manajemen (Program Studi S2)
  • 2002: Doktoral Universitas Negeri Jakarta (Program Studi S3)

KARIR:
  • Kapolres Jakarta Utara
  • Kapolres Jakarta Pusat
  • 1996: Wakil Asisten Perencanaan Kepala Polri
  • 1997: Wakapolda Jawa Timur
  • 1997-2000: Kapolda Kalimantan Timur
  • 2005: Rektor Universitas Bhayangkara Jaya
  • Desember 2007-2011: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi
  • 2015 : Ketua Tim Transisi Tata Kelola Sepak bola Nasional Kemenpora RI
Pensiun dari dinas Kepolisian pada tanggal 15 Juli 2000, dengan pangkat Inspektur Jenderal.

Bintang Tanda Jasa :
  • Satya Lencana Kesetiaan,
  • Satya Lencana Dwidya Sista,
  • Bintang Bhayangkara Nararya,
  • 1999, Bintang Yudha Dharma Nararya,
  • 1999, Bintang Bhayangkara Pratama.


Sumber : https://id.wikipedia.org


Thursday, September 14, 2017

Pelantikan DPD GMPK Sulsel Oleh Ketum DPP GMPK Bapak Bibit

Faisal Mamma akhirnya resmi menjabat sebagai Ketua Umum DPD Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Sulsel. Pelantikan ini dilaksanakan di Hotel Grand Asia, Makassar, Sabtu (30/1/2016).
Dalam pelantikan ini, dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP GMPK, Bibit Samad Riyanto, dan seluruh jajaran pengurus DPD GMPK Sulsel.
Faisal yang ditemui seusai pelantikan mengatakan, sesuai visi dan misi GMPK, ia berkomitmen menjadikan GMPK di Sulsel untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan, penangkalan, serta bantuan penindakan korupsi.
“Langkah awal, kita inginkan agar secepatnya semua kasus korupsi di Sulsel untuk segera ditindaklanjuti, supaya tidak terlalu membias ke mana-mana,” ungkapnya.
Ia juga mengatakan, sehari setelah dirinya resmi dilantik sebagai Ketua GMPK Sulsel, dirinya beserta pengurus lainnya akan mulai bekerja maksimal, untuk membantu aparat penegak hukum dalam mengungkap kasus korupsi d Sulsel.
“Tindakan di awal, besok kita sudah mau action mencari data, sambil kita menunggu laporan dari masyarakat untuk menindaklanjuti laporan adanya dugaan korupsi,” tambahnya.
Sementara itu, Bibit Samad Rianto berharap, GMPK dibawah kendali Faisal Mamma, dapat lebih menunjukkan progresifitasnya sebagai upaya untuk mencegah tindak pidana korupsi.
“Kita harapkan mereka bisa memonitor kemungkinan korupsi di sini. Dan mereka bisa mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan menangkal korupsi,” kata mantan komisioner KPU ini.
GMPK menurut Bibit, harus lebih aktif mengkritisi kondisi bangsa, dalam mencapai cita-cita nasional yaitu masyarakat adil dan makmur. Oleh sebab itu menurut Bibit, cita-cita nasional itu hanya bisa terwujud jika negara ini bebas dari korupsi.